Pikiran kacau emosi tak terkendali.
Emosi yang kita rasakan sangat memengaruhi tindakan kita
selanjutnya. Jika kita sedang merasa
senang alias emosi positif, tentu segala aktivitas kita akan semakin ringan.
Berbanding terbalik jika kita sedang
marah, kalut, dan sedih. Emosi negatif ini akan membuat hari kita kian buruk
dan akhirnya tidak bersemangat. Sebenarnya, kita bisa kok mengendalikan emosi saat sedang
kalut. Bagaimana ya caranya?
Wajar sih jika emosi kita tersulut tiba-tiba usai mendengar
kabar yang kurang mengenakkan. Emosi memang kerap kali datang tanpa di minta
dan di waktu yang tidak diduga. Kalau sudah begini, kita dituntut untuk tetap
tenang sembari menyingkirkan pikiran-pikiran negatif tersebut.
Nah, beberapa cara mengendalikan emosi yang bisa kita lakukan, antara lain:
1. Buang pikiran buruk jauh-jauh
Saat sedang dilanda oleh masalah yang pelik, otak kita akan
cenderung lebih fokus memikirkan jalan keluar terbaiknya. Padahal tanpa
disadari, terkadang bukan masalah yang mendorong munculnya reaksi negatif.
Melainkan pikiran dan asumi buruk yang kita ciptakan sendiri.
Maka itu, salah satu cara mengendalikan emosi bisa dilakukan
dengan berhenti memikirkan kemungkinan buruk yang terus menghantui diri kita.
Terdengar klise memang, tapi menghindari diri agar tidak terlalu larut dalam
masalah justru bisa meringankan beban kita sedikit demi sedikit.
Jika kita sedang berada di keramaian atau di tengah rapat kantor, minta sedikit waktu menenangkan diri kita di tempat yang sepi dan nyaman. Tentunya
bila kondisi tersebut memungkinkan. Mencari udara segar setidaknya dapat
membantu untuk membangkitkan pikiran ke arah yang positif.
2. Hindari langsung meluapkan reaksi buruk
kekerasan emosional
Berteriak, memaki, menangis, menjerit, bahkan menghancurkan
benda yang ada di sekitar, sering kali dipilih sebagai bentuk luapan emosi yang
sudah tidak dapat terbendung. Namun alangkah baiknya bila kita memikirkan
matang-matang konsekuensi apa yang akan kita terima dari perilaku ini.
Otak adalah salah satu bagian tubuh yang terlibat paling
dominan saat sedang dirundung masalah. Di saat yang bersamaan, otak juga bisa
kesulitan untuk membuat keputusan yang masuk akal ketika emosi sudah memuncak.
Sebab tidak menutup kemungkinan, masalah justru akan
bertambah runyam karena reaksi kita yang cenderung berlebihan. Sebagai
gantinya, coba tenangkan diri dengan menarik napas dalam lalu keluarkan secara
perlahan. Lakukan teknik pernapasan ini selama beberapa menit, lalu rasakan
sensasi nyaman yang berbeda dari sebelumnya.
Dijamin, kita bisa lebih berhati-hati dalam memutuskan
langkah apa yang akan diambil selanjutnya.
3. Pancarkan emosi positif
bahagia senang senyum wanita sehat
Membiarkan diri terpuruk dalam emosi negatif yang
membelenggu tentu tidak baik. Daripada terus-menerus kepikiran cekcok dengan
pasangan semalam atau omongan menyakitkan si bos tadi pagi, kenapa tidak coba
cari jalan keluar yang justru bisa memunculkan aura positif kita?
Ya, setelah sudah cukup tenang, pikirkan inti dari
permasalahan yang membuat kita uring-uringan ini. Selanjutnya, petik manfaat
baik yang bisa dijadikan ‘cambuk’ positif untuk menghalau emosi buruk kita. Anggap
saja perkataan dari bos sebagai sebuah masukan baik yang akan meningkatkan
kinerja kita
Perdebatan dengan pasangan pun bisa kita jadikan sebagai
peluang baik guna mencari kelebihan dan kekurangan demi keharmonisan hubungan
ke depannya. Memang, bukan hal mudah untuk menemukan hikmah dibalik pahitnya
emosi negatif. Akan tetapi di sisi lain, kemampuan melihat permasalahan dari
sisi yang baik bisa jadi ajang ‘balas dendam’ untuk membantu kita memancarkan
emosi positif.
4. Coba lebih berlapang dada
mencintai diri sendiri
Setelah berjuang menghalau masalah yang kadang datang
bertubi-tubi, kini saatnya Anda bangkit untuk membuktikan bahwa kita baik-baik
saja. Bukan berarti kita harus terus menutupi kesedihan yang ada.
Hanya saja, tidak semua permasalahan harus ditunjukkan
secara terang-terangan — terlebih ketika sedang berada di situasi yang
mengharuskan kita tetap bersikap profesional.
Jadi apa yang sebaiknya dilakukan? kita perlu menerima
dengan lapang dada bahwa ada beberapa hal yang tidak mungkin diubah. Tugas kita di sini adalah mengendalikan emosi tersebut, sesulit dan seberat apapun
rasanya.
Lagi-lagi, jangan terlalu terjebak dalam sisi negatif dari masalah kita. Coba tengok sisi positifnya, yang mungkin bisa kita ambil sebagai bentuk penyemangat diri untuk bertindak lebih baik lagi.
Semoga bermanfaat buat kita semua.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar